Kotor, yes!! Bersih, no!!*



Dalam edisi kali ini kita akan ungkap beberapa rahasia dan keuntungan kekotoran di Pondok Darussalam ini. Mau tahu rahasia di balik semua ini? Yuk kita ungkap. Silakan simak dan teliti tulisan berikut.

Sungguh indahnya pemandangan yangada di Pondok Darussalam ini. Coba anda lihat, pertama anda masuk gerbang utama di sebelah selatan pasti akan di sambut meriah olah para plastik kresek warna warni. Ada juga daun kering yang jatuh dari pohon, kadang sampai bungkusan nasi yang siap mengundang dan menguntungkan para tikus, ulat, lalat dan kucing. “Woow….sungguh lezat,” kata mereka.

Apalagi kalau anda tengok ke arah timur, di situ terlihat kulit-kulit buah rambutan, pisang, dan lain-lain yang berserakan akibat ulah si Raju dan istrinya yang mungkin lama sekali belum mandi. Namun anehnya, meskipun si Raju dan istrinya tidak pernah mandi, banyak lho orang-orang yang mendekatinya, misalnya kang-kang pondok. Bahkan sampai para tamu dan wali santri, kadang juga ada yang sampai menangis karena inginya melihat dan mencium bau si Raju dan istrinya yang lama tidak mandi. Mereka adalah anak-anaknya wali santri.
Sekarang siapa yang salah kalau:

- Banyak sampah berserakan?
- Raju yang bau?
- Anak-anak yangmenangis?
- Kulit-kulit buah yang berserakan?

Terserah semua jawaban anda saya anggap benar, dan nggak ada yang salah. Tapi, yang salah adalah orang yang tidak membaca dan memikirkan hal ini.

Sekarang kita masuk agak kedalam. Kita telusuri setiap gang-gang betapa indah dan kreatif lagi di sana, karena begitu banyak pemandangan yang lebih bagus. Pasti kita disana akan menemukan jemuran-jemuran, seperti baju, celana, sarung dan celana dalam yang tidak tertata rapi. Bahkan sampai berjatuhan dan tidak di urus, sehingga mengundang para semut, kecoa, serta jamur-jamur pakaian untuk berpesta pora. “Sungguh kreatif dan pecinta binatang kang pondok ya? Terimakasih,” kata mereka.

Terus kita harus gimana? Apakah kita biarkan kalau ada pakaian jatuh?
“Hanya raju, kucing,tikus, semut, kecoa, dan jamur-jamur bajulah yang suka dengan kotor”
Ingat, semua itu masih di luar. Kita belum bahas di asrama, kamar,dan pawon-pawon. Jika anda penasaran akan seni dalam jorok, maka nantikan fenomena edisi selanjutnya, yang masih akan menelusuri seluruh sisi dan sudut pesantren bahkan mata-mata kami sudah menyusup ke “ketiak-ketiak” Pondok Putri……. Tunggu tanggal mainnya!!!!

====
Penulis: @fa

Kotor, yes!! Bersih, no!!* Kotor, yes!! Bersih, no!!* Reviewed by Feno Blog on April 24, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.