Seroja | 207




Kata Rana

Afka

Buang hidup belalai pandai
Duka larut menderai – derai
Insan pelan langkahnya sungai
Ketukan dada sarukan permai


Diatas memegang kuasa pantas
Provokasi peristiwa lintas
Tak tangkas kejar prioritas
Mendungu lagi merampas


Aku tak lagi siratkan dusta
Namun, dimana lagi kau mendosa
Takkan lah kau bungkam sirna
Rongrongan ku tak lagi suara


Sinsingan tak berangan
Jatuhkan tetes di tanah tuan
Leleh anugrah semangat biarkan
Lalu apa wujud warisan


Sempatkah aku memohon
Apabila lekukan sisakan bincangan
Sandang kesakralan bison
Dengan apa kancil memakan makanan


Biarkan kosong merongrong duka
Atau sayatan terus harus alami saya
Wewenang permainan pembualan
Kejar sana kejar sini bangkai tak urusan


Induk harus terbentuk
Mimpi yang terselesaikan
Terasuki pikir lapuk
Keluh agung mengganti pelukan

Tak perlu merakit mimpi
Biar terkejar tak terhenti
Tanpa gangguan, tanpa langkah tercacati
Seroja | 207 Seroja | 207 Reviewed by Feno Blog on Juni 07, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.