Darussalamku...



harlah 68 darussalam blokagung

Duhai darussalamku..
Bolehkah aq merengkuhmu, tuk kali ini saja.
Dan biarkan aku menatapmu lebih lama.
Duhai Darussalamku..
Dari arah mana lagi harus ku ucapkan terimakasih ini..
Kau....!!!!
Sangat berarti bagiku.
Entahlah,!?
Bagaimana ku tahu kalau garis lurus berdiri itu disebut alif!?
Bagaimana ku tahu jika ada cleret diatasnya dibaca "a", cleret dibawah dibaca "i".
Bagaimana ku tahu kalau jilidan tebal bertuliskan arab itu disebut al quran!?
Bahkan dia punya sahabat, namanya kitab.
Bagaimana ku tahu kalau ada tulisan kecil dibawahnya disebut sah-sah'an?
Bagaimana ku tahu, kalau makan bareng itu mayoran dan bersih2 bareng itu ro'an?!
Bagaimana ku tahu jika setelah baca lalu ku bisa menyebutnya setelah ditutup itu hafal?!
Bagaimana ku tahu kalau orang tua datang lalu ku cium tangannya itu hormat!?
Bagaimana ku tahu kalau lafadz arab yg dibaca sebelum atau sesudah baca buku dan kitab itu do'a!?
Dan membacanya mendapat pahala.
Bagaimana ku tahu kalau orang yang telah membimbing dan mengajariku utk membedakan mana yang benar dan salah itu disebut guru?!
Bagaimana...!!??
Darussalamku...
Kau mungkin tak dapat berbicara layaknya diriku,
Cukuplah kau jadi jawabnya.
Bahasa hati dan jiwamu telah merasuk jauh..
Jauh ke seluruh jiwa ku..
Hingga akhirnya ku tahu,
aku hanya akan menjadi sebutir debu tak berarti,
Tanpamu.
Terimakasih, Darussalamku...
68 Tahun, menemani dan membimbing,
tuk lebih dekat mengenal Rasul dan Rabb-ku
Darussalamku... Darussalamku... Reviewed by Fenomena on Januari 24, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.